Daftar Isi

Artikel Terkait

SMA Labschool Jakarta Kembali Wakili Indonesia di Harvard Model United Nations (HMUN) 2026

Boston, Amerika Serikat — SMA Labschool Jakarta kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui partisipasi dalam Harvard Model United Nations (HMUN) 2026 yang diselenggarakan pada 29 Januari–1 Februari 2026 di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.

Pada ajang simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard tersebut, SMA Labschool Jakarta mengirimkan 20 siswa kelas XI sebagai delegasi, didampingi oleh Rinawati, Aditya Nugraha, dan Doni Zain. HMUN 2026 diikuti lebih dari 3.500 delegasi pelajar tingkat SMP dan SMA dari sekitar 60 negara, menjadikannya salah satu konferensi Model United Nations terbesar dan tertua di dunia.

Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, menyampaikan bahwa partisipasi rutin dalam HMUN merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk memberikan pengalaman kompetisi global kepada para siswa.

“Para siswa alhamdulillah telah banyak menorehkan prestasi di dalam negeri. Harapannya, mereka tidak hanya jago kandang, tetapi juga mampu tampil kompetitif di ajang internasional seperti konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard ini,” ujar Badru Zaman.

Melalui HMUN, para siswa ditantang untuk memahami isu-isu global serta mengasah kemampuan berargumentasi, public speaking, negosiasi, dan membangun konsensus dalam simulasi sidang PBB. Selain meningkatkan kompetensi akademik, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi budaya lintas negara dan memperluas jejaring internasional.

Salah satu delegasi, Fadya Isshafira Kamila Akbar, yang tergabung dalam Ad Hoc Committee of the Secretary-General, berharap keikutsertaannya di HMUN dapat memperluas jejaring pertemanan dengan delegasi dari berbagai negara.

Sementara itu, Ezhar Zakaria Sutoyo, delegasi pada komite International Civil Aviation Organization (ICAO), menargetkan capaian akademik dan diplomatik sebagai bentuk apresiasi atas proses persiapan panjang yang telah dijalani.

“Saya berharap dapat meraih honorable mention, best delegate, atau most outstanding delegate,” ungkap Ezhar.

Di sisi lain, Alia Athaya Rulindova, delegasi pada komite Islamic Educational, Scientific, and Cultural Organization (ICESCO), memandang HMUN bukan semata ajang kompetisi, melainkan proses pembelajaran dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.

“Selain bangga pada diri sendiri, saya ingin membanggakan orang tua yang telah memberi dukungan luar biasa serta sekolah yang membimbing kami secara totalitas selama berbulan-bulan,” tuturnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh Muhammad Ghaizan Anhenn Arrafi, delegasi pada Futuristic General Assembly (FGA). Menurutnya, HMUN menjadi ruang belajar lintas budaya yang sangat berharga dalam membangun kerja sama dan pertukaran ide dengan pelajar dari berbagai latar belakang.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para delegasi SMA Labschool Jakarta juga berkesempatan berkunjung dan diterima langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC.

Partisipasi SMA Labschool Jakarta dalam HMUN 2026 diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam perjalanan akademik dan personal mereka, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam mencetak generasi muda berwawasan global dan berdaya saing internasional.

Bagikan Artikel :

Scroll to Top