Daftar Isi

Artikel Terkait

Sunatan Massal SMA Labschool Jakarta Hadirkan Peserta POTADS, Dorong Kepedulian Sosial Siswa

SMA Labschool Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan Sunatan Massal Gratis hasil kolaborasi Rohani Islam (Rohis) dan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) SMA Labschool Jakarta. Mengusung tema “Anak Hebat, Sehat Jasmani, Kuat Imani”, kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025 di SMA Labschool Jakarta ini, diikuti oleh 66 anak yang terdiri dari 20 peserta dari POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) dan 46 peserta umum berusia 5–13 tahun dari keluarga kurang mampu di DKI Jakarta, terutama Jakarta Timur. Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya dan menjadi bagian dari program sosial berkelanjutan yang selaras dengan motto Labschool, Iman, Ilmu, dan Amal.

Pelaksanaan sunatan massal tahun ini memiliki nilai istimewa dengan keterlibatan peserta POTADS. Kehadiran POTADS mencerminkan komitmen SMA Labschool Jakarta dalam menciptakan kegiatan sosial yang ramah dan penuh empati, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan layak. 

“Tahun ini, kami berkesempatan untuk bekerja sama dengan Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome atau POTADS. Kerja sama ini membuka ruang bagi mereka dengan disabilitas untuk dikhitan dengan aman dan nyaman oleh tim medis yang berkualitas dan kompeten. Bagi kami, keterlibatan teman-teman dari POTADS adalah hal yang sangat berarti.” ujar Aqila Kalitha, Ketua Pelaksana Kegiatan Sunatan Massal.

Peserta Sunatan Massal dengan keluarga melakukan sesi foto bersama. (Humas SMA Labschool Jakarta Foto/Mutiara)

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara Rohis dan POMG SMA Labschool Jakarta, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antara warga sekolah dan masyarakat sekitar. Seluruh proses khitan dilaksanakan oleh tenaga medis yang kompeten dan profesional dengan mengutamakan aspek keselamatan serta kenyamanan peserta.

“Tenaga kesehatan dalam acara ini adalah tim dokter yang ahli dalam bidangnya. Dan setelah pelaksanaan acara Sunatan Massal, peserta sunat akan dipantau secara optimal oleh Tenaga Kesehatan, terkait perkembangan kesehatannya pasca disunat, sehingga keamanan serta kenyamanan peserta tetap menjadi prioritas utama kami.” tutur Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, Senin (15/12/2025).

Peserta Sunatan Massal usai menjalani tindakan khitan. (Humas SMA Labschool Jakarta Foto/Mutiara)

SMA Labschool Jakarta berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan peserta, tetapi juga menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan semangat berbagi di kalangan siswa. Melalui program-program sosial berkelanjutan seperti ini, SMA Labschool Jakarta terus berupaya membentuk generasi yang berkarakter, berilmu dan berakhlak mulia. 

“Kami merasa bersyukur dengan adanya kegiatan sunatan massal ini. Program ini sangat membantu kami sebagai orang tua, terutama dari segi biaya dan rasa aman karena ditangani oleh tenaga medis. Terima kasih kepada SMA Labschool Jakarta dan seluruh panitia yang sudah peduli kepada masyarakat,” ungkap orang tua ananda Ahmad Raihan Yasir, saat diwawancarai Senin (15/12/2025).

Bagikan Artikel :

Scroll to Top